Senin, 12 November 2012

Review Website E-Learning

Pada tugas softskill yang kedua ini saya akan membahas tentang apa itu e-learning? E-learning itu merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikanya materi atau bahan ajaran ke siswa dengan menggunakan media elektronik. Untuk menyampaikan pembelajaran, e-learning selalu di identikkan dengan penggunaan media internet, padahal sebenarnya media penyampaiannya sangat beragam, bukan hanya dari internet saja. Tetapi bisa juga melalui cd, dvd, mp3, pda, dan media eletronik lainnya.

Banyak contoh situs e-learning yang ada, disini saya memilih http://e-pembelajaran.com/ sebagai contoh situs e-learning. Dibawah ini adalah contoh halaman utama situs http://e-pembelajaran.com/ :


Sekarang saya akan membahasa kelebihan dan kekurangan apa saja yang dimiliki oleh situs e-learning.
  • Kelebihan E-Learning: 
  1. Menghemat waktu proses belajar mengajar. 
  2. Mengurangi biaya perjalan, yang dimaksud mengurangi biaya perjalanan ini adalah biaya perjalanan bila seseorang datang ke sebuah sekolah atau tempat pendidikan lainnya. 
  3. Mengurangi biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur sekolah, peralatan belajar mengajar, dan buku)
  4. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas. 
  5. Melatih pelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan. 
  • Kekurangan E-Learning :  
  1. Kemungkinan akan adanya kecurangan, plagiasi dan pelanggaran hak cipta.
  2. Kemungkinan bila ada pelajar yang kurang mengerti dengan pelajarannya akan mengalami kesulitan. Karena tidak seperti belajar dikelas bila ada yang kurang mengerti maka siswa akan dapat langsung bertanya kepada pengajarnya. 
sumber: http://tiwexs.wordpress.com/2011/12/20/e-government-e-learning/
 


Minggu, 07 Oktober 2012

Sekilas Tentang Bisnis Informatika

Bisnis Informatika merupakan suatu kegiatan yang dilakukan individu atau kelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Teknologi informasi disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi seperti internet atau media yang lain.



Saya akan memilih perusahaan Samsung sebagai contoh perusahaan yang berbasis IT. Samsung merupakan perusahaan besar, samsung mempunyai banyak pabrik dan banyak jumlah produk yang harus di produksi setiap harinya, maka perusahaan samsung memerlukan banyak tenaga kerja. Diperlukanlah banyak sumber daya manusia atau biasa disebut dengan SDM.



Visi dan Misi :
- Visi
PT Samsung Electonics Indonesia (SEIN) dipandu dengan satu visi, yaitu: memimpin pergerakan konvergensi digital.
Samsung meyakini bahwa melalui inovasi teknologi saat ini, kami akan menemukan solusi yang diperlukan unuk menghadapi tantangan hari esok. Teknologi membuka kesempatan bagi bisnis untuk tumbuh, bagi warga negara di pasar yang sedang berkembang untuk hidup sejahtera dengan memasuki tahap ekonomi digital.

-Misi
PT Samsung Electonics Indonesia (SEIN) dipandu oleh satu misi, yaitu: menjadi "digital-╬ÁCompany" yang terbaik.
Samsung tumbuh menjadi perusahaan global dengan menghadapi tantangan secara langsung. Dalam tahun-tahun kedepan, orang-orang yang bekerja pada perusahaan samsung yang berdedikasi akan terus menghadapi banyak tantangan dan memberikan ide-ide kreatif untuk mengembangkan produk dan layanan yang memimpin pasar. Kecerdasan mereka akan terus menjadikan samsung sebagai perusahaan global yang menguntungkan dan bertanggung jawab.

-Tujuan
Mengembangkan teknologi yang inovatif dan proses efisien yang menciptakan pasar baru, memperkaya hidup semua orang dan terus menjadikan samsung sebagai pemimpin digital yang terpercaya, itu semua adalah tujuan dari PT Samsung Electonics Indonesia (SEIN).

Tahap perekrutan tenaga kerja dapat dilakukan melalui media atau rekrutmen massal di beberapa kampus-kampus ternama di indonesia. Setelah itu  akan ada seleksi tenaga kerja, yaitu dengan test tertulis, ada test TOEIC untuk test kemahiran b.inggrisnya dan ada test Samsung General Aptitude Test (SGAT) untuk test intelegensi dan logika setelah itu ada test interview, setelah lolos test interview maka akan ada test medical checkup di RS yang sudah ditentukan.

Tanggung jawab terhadap konsumen  
Samsung memberikan garansi terhadap produk yang di jual ke konsumen dan memberikan after sell service yang baik, apabila ada konsumen yang ingin bertanya, konsumen dapat bertanya masalah produk samsung ke http://www.samsung.com/id/info/contactus.html.



Tanggung jawab terhadap lingkungan sosial
Perusahaan samsung mempunyai slogan yang bertuliskan : "PlanetFirst", apa itu planetfirst ? PlanetFirst adalah komitmen, pola pikir, dan pendekatan mendasar yang samsung percaya sangat penting sebagaimana usaha pelanggan untuk menyeimbangkan keinginan mereka untuk teknologi yang mutakhir sambil mendapatkan cara hidup yang lebih ramah terhadap lingkungan.
PlanetFirst berarti selalu mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan terlebih dahulu sehingga samsung berkomitmen untuk memberikan pengalaman ramah lingkungan yang lebih baik melalui produk-produknya, solusi dan teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan pelanggannya.

sumber:
http://www.samsung.com/id/aboutsamsung/citizenship/environment.html



Sabtu, 31 Maret 2012

What is a Game and What is a Game Engine

What is a Game

Pada kesempatan kali ini saya akan membahasa tentang “what is a game” atau dalam bahsa indonesianya adalah “apa itu game”. Dalam bahasa Indonesia “Game” berarti “permainan”.Permainan yang dimaksud dalm game juga merujuk pada pengertian sebagai “kelincahan intelektual” (intellectual playability). Sementara itu kata game bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal.

Game mempunyai banyak jenis, diantaranya adalah:

1. First person shooter: Game ini menampilkan sudut pandang orang pertama, biasanya dalam game ini hanya tangan dan senjata player saja yang nampak. Contoh game ini adalah PB (PointBlank), CS (Counter Strike), dll.

2. Sport: Game ini merupakan adaptasi dari kenyataan, membutuhkan kelincahan dan juga strategi dalam memainkannya. Contoh: Pro Evolution Soccer, NBA,dll.

3. Edugames (Edukasi): Gami ini dibuat dengan tujuan spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajar mengenal warna untuk balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahas asing. Contoh game ini: Bobi Bola, Petualangan Billy dan Tracy, dll.

4. Strategi: Game jenis ini memerlukan koordinasi dan strategi dalam memainkan permainan ini. Kebanyakan game stategi adalah game perang. Contoh : Warcraft.

5. Fighting (Pertarungan): Game yang permainannya memerlukan refleks dan koordinasi mata dan tangan dengan cepat, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan hafalan jurus. Contoh : Mortal Kombat dan Tekken.

6. Petualangan (Adventure) : Game yang lebih menekankan pada jalan cerita dan kemampuan berfikir pemain dalam menganalisia tempat secara visual, memecahkan tekateki maupun menyimpulkan berbagai peristiwa. Contoh : Kings Quest, dan Space Quest.

7. Simulasi, Konstruksi, Manajemen: Video Game jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor.Contoh : The Sims


What is a Game Engine

Di masa lalu, hampir semua perusahaan game memiliki game engine mereka sendiri, menggunakannya untuk membuat game mereka, dan menyimpannya untuk diri sendiri. Semakin lama kebutuhan untuk game engine yang makin modern semakin bertambah. Waktu demi waktu, game engine yang mereka kembangkan sendiri mulai dirasa terlalu mahal untuk dikembangkan lebih lanjut. Hal ini memicu beberapa developer untuk menciptakan game engine yang terbuka untuk di franchisekan. Sebagai contoh adalah id Tech dan Unreal Engine. Game Engine yang dijual dan di franchisekan secara umum semacam ini disebut dengan middleware. Middleware menawarkan harga yang relatif lebih murah, dan bagi kebanyakan studio game, menggunakan middleware merupakan solusi cepat dan ekonomis ketimbang harus membangun sendiri engine game mereka.

Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat dan mengembangkan video game. Fungsi utama yang diberikan oleh game engine meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound, scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management, threading dan scene graph. Game engines memberikan perangkat untuk visual development dengan tambahan komponen perangkat lunak yang dapat dipakai berulang kali. Perangkat ini pada umumnya memberikan integrated development environment yang dapat mempermudah, serta mempercepat pengembangan game.

Game engine juga sering disebut juga “Game Middleware”. Game Middleware adalah software yang didalamnya sudah terdapat elemen-elemen yang dibutuhkan oleh seorang game developer, kebanyakan dari game middleware memberikan fasilitas guna menunjang pengembangan game dengan mudah seperti graphics, sound dan Artificial intelligence.

Beberapa elemen yang ada di dalam game engine adalah :

  • Tools/Data

Dalam pengembangan game, dibutuhkan data yang tidak semudah menuliskan text files. Dalam pengembangan game, paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur yang diperlukan.

  • System

System sendiri adalah bagian dari game engine yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam mesin. Jika game engine sudah dibuat dengan baik maka system ini adalah satu-satunya bagian yang membutuhkan perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang berbeda. Di dalam system sendiri terdapat beberapa sub system yaitu graphics, input, sound, timer, configuration. System sendiri bertanggung jawab untuk melakukan inisialisasi, update dan mematikan sub system yang terdapat di dalamnya.

  • Console

Dengan menambahkan console, kita dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console sendiri lebih sering digunakan dalam proses debugging. Apabila game engine tersebut mengalami error kita tinggal mengoutputkan error message tersebut ke dalam console tanpa harus melakukan restart. Console sendiri dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai keinginan.

  • Support

Support adalah bagian yang paling sering digunakan oleh system di dalam game engine. Support sendiri berisi rumus-rumus matematika yang biasa digunakan, vector, matrix, memory manager, file loader. Merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan semua projek game engine.

  • Renderer/Engine Core

Pada game engine, engine core / renderer terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, Collision Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan Output.

  • Game Interface

Game interface sendiri merupakan layer diantara game engine dan game itu sendiri. Berfungsi sebagai control yang bertujuan untuk memberikan interface apabila di dalam game engine tersebut terdapat fungsi fungsi yang bersifat dinamis sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.

  • The Game

Merupakan inti dari penggunaan game engine sendiri, sehingga terserah kita bagaimana mengembangkan game tersebut.

Beberapa contoh game engine :

  • RealmForge
  • Truevision3D
  • OGRE
  • vbGORE


Sumber:

sumber1

sumber2